Kamis, 04 April 2013

Menghapus Kesan-Kesan negatif Pada Mapala

Mungkin sebagian dari anda tahu apa itu Mapala
Yap, Mapala Itu ialah Mahasiswa pecinta alam , mungkin terbesit di pikiran anda kesan-kesan dari mapala ialah ugal-ugalan,sok2an,Kuliah akan terbengkalai,tidak berakhlak  atau mungkin menjurus ke hal2 yg negatif seperti narkoba

Memang mungkin kesan2 diatas sudah melekat erat di tubuh mapala itu sendiri, tetapi jangan pernah anda mengatakan bahwa sifat2 diatas 100% itu melekat di semua mapala di indonesia
Kenapa saya berkata seperti itu, ya karena kami dari organisasai Mapala Uinversitas Muhammadiyah Riau (Mapala-Umri) Akan Membuang/Menghapus Kesan2 atau Paradigma tersebut.
Muungkin sebelum saya cerita lebih jauh saya terlebih dahulu menceritakan sejarah berdiri nya Mapala Universitas Muhammadiyah Riau.

Sejarah berdirinya Mapala Umri.
Di Indonesia sejarah pencinta alam dimulai dari sebuah perkumpulan yaitu “Perkumpulan Pencinta Alam” (PPA) brdiri 18 Oktober 1953. PPA merupakan perkumpulan Hobby yang diartikan suatu kegemaran positif serta suci, terlepas dari ‘sifat maniak’ yang semata-mata melepaskan nafsunya corak negative. Tujuan mereka adalah memperluas serta mempertinggi rasa cinta terhadap alam seisinya dalam kalangan anggotanya dan masyarakat umumnya. Sayang perkumpulan ini tidak berumur panjang. Penyebabnya antara lain Faktor pergolakan politik dan suasana yang belim terlalu mendukung shingga akhirnya PPA bubar di akhir tahun 1960. Awibowo adalah pendiri satu perkumpulan pecinta alam pertama di tanah air menyusulkan istilah pencinta alam karna cinta lebih dalam maknanya dari pada gemar/suka yang mengandung makna eksploitasi belaka, tapi cinta mengandung makna mengabdi. “Bukankah kita dituntut untuk mengabdi kepada negeri ini.

 Berawal dari sejarah ini pula timbulah keinginan dari sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau untuk menjunjung tinggi nilai alam sekitar untuk menjaga, merawat dan juga melestarikan keindahannya sepanjang masa, maka muncullah idielogi dari kawan-kawan untuk membuat suatu organisasi yang berkaitan dengan alam. Kehadiran kelompok ini disambut hangat oleh para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau.Berdasarkan latar belakang diatas maka sekelompok mahasiswa yang diprakarsai oleh “Robert Satria, Doni Saputra, Andika Bestari , Frans Setya Editira, Miftah Faridl Basar, Ridho Wahyudi, A.Rahim, Taufik Maulana” di bawah binaan “Harry Yogsunandar,S.IP dan Ir. Denur Jumali, MM”. Sepakat untuk menggagas pembentukan organisasi Kepencinta Alaman yang berada di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Riau. Mereka memikirkan , merapatkan dan merumuskan tentang pembentukan Organisasi tersebut dengan mengundang mahasiswa/i yang berminat dengan kegiatan Kepencinta Alaman yaitu pada tanggal 12 Oktober 2012 bertempat di Universitas Muhammadiyah Riau Jln. KH. Ahmad Dahlan No.88 saat itu pula dicetuskannya nama organisasi itu sendiri Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau (MAPALA UMRI).

 Dengan terbentuknya MAPALA di Universitas Muhammadiyah Riau muncullah pertanyaan dari kawan-kawan untuk apa hadirnya organisasi ini, Maka sangat jelas alasan hadirnya MAPALA di Universitas Muhammadiyah Riau adalah salah satunya untuk menampung anspirasi mahasiswa untuk mengembangkan kreatifitas mahasiswa. Mungkin ada di antara kawan-kawan yang menyukai tantangan dan juga Adventure di alam terbuka. Karna disitu pula banyak hal yang bisa kita lakukan salah satunya ialah orang yang suka akan alam sedangkan petualang adalah orang yang suka mencari pengalaman dan tantangan yang berbahaya, mengandung resiko tinggi dsb. Dengan demikian secara etimologi jelas di seratkan ke duanya memiliki arah tujuan yang berbeda meskipun ruang gerak aktifitas yang di gunakan keduanya sama yaitu “ALAM“ di lain pihak perbeadaan itu tidak sebatas istilah saja, tetapi juga langkah yang dijalankan seoarang pencinta alam lebih populer dengan gerakan-gerakan enviromentalismenya sementara itu Pencinta Alam aktifitasnya lebih dekat dengan Adventure seperti pendakian gunung, panjat tebing ,pengarungan sungai dan masih banyak lagi kegiatan yang menjadikan alam sebagai medianya.

 Dalam hal ini kami mengajak kawan- kawan para mahasiswa untuk menjunjung tinggi nilai alam dan menjaga kelestariannya, agar tidak ada tangan jail yang merusaknya. Maka sangat jelas kenapa hadirnya MAPALA di Universitas Muhammadiyah Riau, dalam hal ini juga kami mengharapkan agar organisasi ini terus berlanjut sampai kapanpun jika nantinya ada konflik internal maka selesaikan dengan musyawarah, tanpa ada kontroversi di luar sana.

Yah Begitulah Sejarah TerbentukNya Mapala Umri.
Berlanjut dari judul kita diatas, Bagaimana Cara-Cara Yg Dilakukan Kawan2 dariMapala Umri Menghilangkan Kesan-Kesan Negatif Pada Tubuh Mapala Itu sendiri ????
Disini Sudah Jelas Mapala Itu Ialah organisasi Kampus Yg tujuan nya untuk menjaga kelestarian alam dari pengaruh globalisasi jaman. ‘’Disaat itu terbesit di dalam pikiran kawan2 Mapala Umri didalam menjaga keseimbangan alam itu sendiri, mengapa kita sendiri yg tidak bisa menjaga kesehatan kita sendiri seperti memakai narkoba/Merokok.’’ Mungkin para kawan2 pembaca akan tertawa kecil membaca petikan kata2 diatas, ya disaat kawan2 mapala teriak-teriak atau mempropagandakan tentang menjaga lingkungan alam tersebut, Dimulai dari hal yg paling kecil  justru kita sendiri yg Tidak bisa menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh kita sendiri. Apakah itu terasa baling/rancu menurut Kawan2 pembaca (sudah pasti iyakan :D)
Dan terlebih dari pengaruh narkoba diatas kawan2 dari mapala umri juga akan menghapus image/kesan tentang  jika kawan2 masuk dalam mapala umri kuliah akan terbengkalai .
Disini kita didalam organisasi mapala umri telah setuju,untuk membuktikan jika kalau anak2 mapala lain mungkin kuliah dalam menyelesaikan Strata1/S1 berjarak 5-6 tahun.
Dan dari kawan2 mapala umri itu sendiri akan membuktikan, kalau kami bisa membuktikan dalam menyelesaikan kuliah Strata1/S1 berkisar jarak 4 tahun (sesuai dengan salah satu logo kami yaitu EKSEKUTIF)
Terlebih dari masalah perkuliahan, Mapala Umri terlahir Dari lingkungan Di Organisasi Islam Terbesar diindonesia yaitu Muhammadiyah, sudah pasti kami malu jika organisasi kami terlahir di dalam lingkungan muhammadiyah itu sendiri kami justru tidak berakhlak (Dan Juga sesuai dengan salah satu logo kami Yaitu Berakhlak)
Maka dari itu kami ingin membuktikan bahwasanya mapala umri itu berakhlak, beriman serta menjunjung tinggi perintah Allah dan Rasul2 nya.

Dan dari semua inti cerita diatas ialah kami dari organisasi Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau Ingin membuktikan, Bahwa kami Bisa menghapus kesan-kesan negatif pada tubuh mapala itu sendiri sesuai dengan motto kami yaitu (Berakhlak,Berani,Eksekutif Dan Tampil Beda)

Mungkin sekian sepenggalan cerita dari saya dan kawan2 lain dari Mapala Umri
Mohon Maaf jika kalau tulisan saya berantakan, maklum baru pertama kali nulis artikel :D
 “JAYALAH TERUS MAPALA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU”
(Sekian dan terima kasih)
-M. ABDUL. JABBAR-